PENDAFTARAN

ALUR SELEKSI CALON PPDS

Alur dan Proses Penerimaan

Alur dan Proses Penerimaan Peserta Didik PPDS BTKV

Calon mahasiswa melihat di website Universitas Airlangga (www.ppmb.unair.ac.id)mengenai persyaratan dan jadwal pendaftaran

Calon mahasiswa melihat di website Universitas Airlangga (www.ppmb.unair.ac.id)mengenai persyaratan dan jadwal pendaftaran

 

  1. PERSYARATAN UMUM 2016
1 a. Dokter Warga Negara Indonesia lulusan Program Studi Pendidikan Dokter/Fakultas Kedokteran (bagi lulusan tahun 2004 dan sesudahnya) yang terakreditasi A/B oleh BAN-PT.
b. Dokter Warga Negara Indonesia lulusan dari Perguruan Tinggi/Institusi PTN/PTS di Indonesia yang terakreditasi BAN-PT (khusus bagi lulusan tahun 2015 dan sesudahnya).
2 Khusus untuk Dokter Warga Negara Indonesia Lulusan Luar Negeri:
a. Berasal dari prodi yang terakreditasi (sertifikat dari accreditation board)
b. Memenuhi ketentuan KKI (program adaptasi, uji kompetensi, mendapat STR khusus)
c. Calon mahasiswa yang diterima telah memenuhi wajib mengikuti program pra spesialis/adaptasi selama enam bulan hingga satu tahun meliputi: pemenuhan terhadap ketentuan KKI (Konsil Kedokteron Indonesia), kolegium.
3 Khusus untuk Dokter Warga Negara Asing:
a. Mendapat rekomendasi dari KBRI dari negara asal mahasiswa
b. Lulusan dari program studi yang terakreditasi (sertifikat dari accreditation board)
c. Menyertakan copy ijazah dan transkrip akademik yang setara (dalam Bahasa Inggris)
d. Calon mahasiswa yang diterima akan mendapatkan pembelajaran kemampuan Bahasa Indonesia selama 1 tahun yang dibuktikan dengan sertifikat BIPA (Bahasa Indonesia Bagi Penutur Asing dan pembelajaran social budaya
e. Harus memiliki Surat Ijin/Persetujuan dari Pemerintah RI sesuai dengan kewenanganya, bila sudah diterima sebagai calon mahasiswa di UNAIR.
4 Tidak memiliki cacat tubuh atau ketunaan yang dapat mengganggu kelancaran studi, dengan bukti berupa Surat Keterangan dari Lembaga/Rumah Sakit Pemerintah berwenang dan masih berlaku
5 Memiliki Surat Keterangan Bebas Penggunaan NAPZA (Narkotik, Psikotropik dan Zat Additif lainnya) dari RSUD Dr. Soetomo atau Rumah Sakit Pemerintah lainnya, yang dibuat maksimal 3 (tiga) bulan terakhir.
6 Memiliki Ijazah Sarjana Pendidikan Dokter dan Transkrip Akademik Sarjana Pendidikan Dokter, yang telah dilegalisir oleh Dekan Fakultas Kedokteran asal (tidak menerima konversi Indeks Prestasi Kumulatif).
7 Memiliki Ijazah Pendidikan Profesi Dokter dan Transkrip Akademik Pendidikan Profesi Dokter, yang telah dilegalisir oleh Dekan Fakultas Kedokteran asal (tidak menerima konversi Indeks Prestasi Kumulatif).
8

a.

Bagi Calon Peserta PPDS, Lulusan Program Studi S1 Pendidikan Dokter yang menggunakan Kurikulum Non-KBK: telah lulus dokter minimal 1 (satu) tahun terhitung sejak dinyatakan lulus Ujian Kompetensi Dokter Indonesia (UKDI) dengan menyertakan fotokopi tanda bukti kelulusan UKDI dan Surat Keterangan telah bekerja di Instansi Pelayanan Kesehatan (Rumah Sakit Pemerintah/Swasta atau Puskesmas) selama 1 (satu) tahun.

b.

Bagi Calon Peserta PPDS, Lulusan Program Studi S1 Pendidikan Dokter yang menggunakan Kurikulum Berbasis Kompetensi (KBK) harap melampirkan Surat Tanda Selesai Internship (STSI) yang diterbitkan oleh Komite Internship Dokter Indonesia (KIDI) atau Surat Keterangan Selesai Internship (SKSI) yang diterbitkan oleh Provinsi.

9.

Bagi Calon Peserta PPDS yang telah melaksanakan PTT, wajib memiliki Fotokopi Surat Keputusan Pengangkatan dan Penempatan PTT serta Surat Keterangan Selesai Masa Bakti dari Kementerian Kesehatan.

10.

Bagi Calon Peserta PPDS yang berstatus sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS), wajib melampirkan fotokopi Surat Keputusan Pengangkatan sebagai Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) dan Surat Keputusan Pengangkatan sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan bagi Calon Peserta PPDS yang berstatus sebagai Anggota TNI/POLRI, wajib melampirkan fotokopi Surat Perintah (Sprin) Pertama dan Surat Perintah (Sprin) terakhir

11.

Memiliki Surat Persetujuan untuk mengikuti Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) dari atasan (bagi yang sedang bekerja).

12.

Memiliki Surat Rekomendasi dari Pengurus Daerah – Ikatan Dokter Indonesia (IDI) setempat yang menyatakan tidak pernah melakukan malpraktek atau melakukan pelanggaran Kode Etik Kedokteran Indonesia

13.

Memiliki Surat Rekomendasi dari Pengurus Daerah – Ikatan Dokter Indonesia (IDI) untuk pindah ke IDI Surabaya apabila sudah diterima sebagai mahasiswa PPDS.

14.

Memiliki Surat Tanda Registrasi (STR) Dokter dari Konsil Kedokteran Indonesia yang masih berlaku (minimal 6 bulan sebelum habis masa berlakunya).

15.

Membuat Surat Pernyataan bersedia mematuhi semua peraturan yang berlaku di RSUD Dr. Soetomo, Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga dan Program Studi masing-masing.

16.

Membuat Surat Pernyataan bahwa selama menempuh Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) maupun setelah dinyatakan lulus sebagai dokter spesialis, bersedia ditugaskan di seluruh wilayah Indonesia, yang diketahui dan disetujui oleh orang tua/suami/istri.

17.

Memiliki Surat Persetujuan untuk mengikuti Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) di Fakultas Kedokteran UNAIR dari Orang tua/Suami/Isteri.

18.

Calon Peserta PPDS yang akan memperoleh Tugas Belajar dari Kementerian Kesehatan/ TNI/POLRI/Instansi Swasta, wajib memiliki Surat Keterangan bahwa Biaya Pendidikan (SOP & SP3) ditanggung Kementerian Kesehatan/TNI/POLRI/Instansi Swasta, yang menugaskan.

19.

Memiliki surat persetujuan/rekomendasi/penugasan dari instansi induk, sebagai berikut:

a.

Bagi calon peserta dari Kementerian Kesehatan dilampirkan surat persetujuan dari Dinas Kesehatan Propinsi setempat.

b.

Bagi calon peserta PPDS dari TNI/POLRI yang memperoleh Tugas Belajar dari Kementerian Pertahanan dengan melampirkan Surat Persetujuan dari Mabes TNI/Kepala Kepolisian Republik Indonesia (POLRI).

20.

Memiliki Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK)/Surat Keterangan Kelakuan Baik (SKKB) dari Kepolisian Resort Kota (Polresta) atau yang setingkat. Bagi Calon Peserta PPDS yang berasal dari TNI/POLRI, wajib memiliki Surat Keterangan Kelakuan Baik (SKKB) dari kesatuan masing-masing yang telah dilegalisasi.

21.

Menyerahkan Daftar Riwayat Hidup/Curriculum Vitae.

22.

Memiliki surat pernyataan tidak aktif sebagai anggota partai politik, baik pada saat mendaftar maupun selama mengikuti Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS).

 

  1. Persyaratan khusus (Untuk program studi Ilmu Bedah)
  1. Berusia tidak lebih dari 35 tahun pada saat mulai Program Pendidikan Dokter Spesialis – PPDS (1 Januari untuk periode seleksi Semester Genap dan 1 Juli untuk periode seleksi Semester Gasal).
  2. Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) Program Pendidikan Akademik Sarjana Kedokteran  ≥ 2,75.
  3. Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) Program Pendidikan Profesi Dokter ≥ 2,75.
  4. Memiliki sertifikat ELPT dengan nilai ≥ 500 dari Pusat Bahasa Universitas Airlangga atau sertifikat TOEFL dengan nilai ≥ 500 dari lembaga yang diakui.
  5. Memiliki sertifikat ATLS dan BSS for GP
  6. Kesempatan mengikuti ujian seleksi prodi Ilmu Bedah maksimal 2 kali.

 

Tahap 2: Test TPA dan Psikotest (MMPI) di universitas

Bila menyetujui persyaratan tersebut calon mahasiswa melakukan pembayaran melalui transfer untuk mendapatkan nomer voucher pembelian formulir pendaftaran secara online, form diprint diisi untuk memenuhi kelengkapan berkas pada saat verifikasi berkas sesuai jadwal yang ditentukan. Bagi mahasiswa yang lulus verifikasi mendapatkan kartu ujian beserta jadwal kegiatan pelaksanaan ujian. Mengikuti ujian TPA dan psikotest di UNAIR .

 

Tahap 3: Test tulis, wawancara di prodi Ilmu Bedah

Setelah ujian dari universitas kemudian calon mahasiswa mengikuti ujian pada prodi masing-masing yang dituju, baik ujian tulis maupun wawancara. Setelah itu calon mahasiswa menunggu hasil pengumuman sesuai jadwal pada website UNAIR.

 

PENERIMAAN PPDS

Penerimaan Calon PPDS Ilmu Bedah

Penerimaan PPDS baru dilaksanakan 2 kali dalam setahun, bulan Januari dan Juli. Pendaftaran dapat dilakukan di :
Pusat Penerimaan Mahasiswa Baru (PPMB)

PERSYARATAN

Persyaratan bagi calon PPDS

  1. Berusia tidak lebih dari 36 tahun pada saat mulai Program Pendidikan Dokter Spesialis – PPDS (1 Januari untuk periode seleksi Semester Genap dan 1 Juli untuk periode seleksi Semester Gasal).
  2. Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) Program Pendidikan Akademik Sarjana Kedokteran ≥2,50.
  3. Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) Program Pendidikan Profesi Dokter ≥2,75.
  4. Memiliki sertifikat ELPT dengan nilai ≥ 500 dari Pusat Bahasa Universitas

Selengkapnya……

LAHAN PENDIDIKAN

Lokasi pendidikan menyebar di area :

  1. RSUD dr. Soetomo Surabaya
  2. RS Pendidikan UniversitasAlrlangga
  3. RS Pusat Jantung Nasional Harapan Kita
  4. RSPN Cipto Mangun kusumo Jakarta
  5. RSAL dr. Ramelan Surabaya
  6. RSUD Ulin Banjarmasin

GELAR

Gelar Lulusan PPDS Ilmu Bedah

  • Lulusan dan program ini akan mendapatkan gelar Dokter Spesialis Bedah / Sp.B